IKAN MATI SETELAH GANTI AIR? INI PENYEBAB DAN CARA MENCEGAHNYA

Hi Teman SDI!

Ikan mati setelah ganti air adalah masalah yang sering dialami banyak penghobi aquarium. Mau yang baru mulai pelihara ikan, sampai yang sudah lama berkecimpung di dunia ikan hias, hampir semuanya pernah mengalami kejadian ini.

Padahal tujuan ganti air jelas untuk bikin kondisi aquarium lebih sehat. air lebih bersih, bau berkurang, dan ikan kelihatan lebih segar. Tapi kenyataannya, ikan mati setelah ganti air justru sering terjadi kalau prosesnya dilakukan tanpa pemahaman yang benar.

Di artikel ini, kita akan bahas secara lengkap dan mendalam soal ikan mati setelah ganti air. Mulai dari penyebab paling umum, sampai cara mencegah agar kejadian ini tidak terulang lagi.

PENYEBAB IKAN MATI SETELAH GANTI AIR

ikan mati setelah ganti air
souce: pxhere.com

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab ikan mati setelah ganti air. Di antaranya ada kesalahan-kesalahan kecil yang disepelekan, dan sampai akhirnya menjadi penyebab ikan mati setelah ganti air. Berikut pembahasannya :

  1. Perubahan suhu air yang terlalu drastis

Penyebab paling sering ikan mati setelah ganti air adalah perbedaan suhu antara air lama dan air baru. Banyak orang langsung pakai air kran tanpa ngecek suhunya terlebih dulu. Padahal, perubahan suhu beberapa derajat saja bisa bikin ikan stres berat.

Ikan tidak punya kemampuan mengatur suhu tubuh sendiri. Saat suhu air berubah mendadak, sistem metabolisme ikan jadi kacau. Kondisi ini sangat sering berujung pada ikan mati setelah ganti air dalam waktu singkat.

  1. Kandungan klorin pada air baru

Ikan mati setelah ganti air juga sering disebabkan oleh klorin yang terkandung dalam air kran. Klorin berfungsi membunuh bakteri di air minum, tapi justru sangat berbahaya untuk ikan.

Ketika air yang mengandung klorin masuk ke aquarium, insang ikan akan rusak. Ikan biasanya terlihat megap-megap di permukaan air, berenang tidak normal, lalu mati perlahan. Banyak kasus ikan mati setelah ganti air terjadi karena air tidak diendapkan atau tidak diberi anti klorin.

Bahkan meskipun jumlah air yang diganti tidak banyak, klorin tetap bisa berdampak fatal, apalagi untuk ikan yang sensitif.

  1. Mengganti air terlalu banyak sekaligus

Kesalahan fatal lain yang sering memicu ikan mati setelah ganti air adalah mengganti air dalam jumlah besar sekaligus. Mengganti 50 persen, 70 persen, atau bahkan 100 persen air bisa menghancurkan keseimbangan biologis aquarium.

Di dalam air lama terdapat bakteri baik yang berfungsi mengurai amonia dan kotoran ikan. Saat air diganti terlalu banyak, bakteri baik ikut hilang. Akibatnya, kualitas air justru menurun meskipun terlihat jernih.

Ikan yang sudah lama beradaptasi dengan air lama akan mengalami stres berat. Kondisi ini sering membuat ikan mati setelah ganti air secara mendadak.

  1. Perbedaan pH air yang terlalu jauh

pH air punya peran besar dalam kesehatan ikan. Setiap ikan punya rentang pH ideal. Saat pH air baru jauh berbeda dengan pH air lama, ikan bisa mengalami shock pH.

Shock pH menyebabkan sistem keseimbangan cairan tubuh ikan terganggu. Ikan jadi lemas, kehilangan nafsu makan, dan mudah sakit. Jika kondisinya parah, ikan mati setelah ganti air tidak bisa dihindari.

Masalah ini sering terjadi pada ikan hias yang sensitif seperti ikan discus, neon tetra, cardinal tetra, atau ikan cupang tertentu.

  1. Air baru belum matang secara biologis

Air yang terlihat bersih belum tentu aman. Air baru belum memiliki koloni bakteri baik yang stabil. Ketika air baru dimasukkan terlalu banyak, kadar amonia bisa melonjak tanpa disadari.

Lonjakan amonia ini sangat beracun bagi ikan. Efeknya tidak selalu langsung terlihat. Ikan bisa terlihat normal beberapa jam, lalu keesokan harinya mulai lemas dan mati. Inilah salah satu penyebab ikan mati setelah ganti air.

CARA MENCEGAH IKAN MATI SETELAH GANTI AIR

Sebelum ini terjadi kepada ikan kesayangan kalian, tentu ada cara supaya mencegah ikan mati setelah ganti air.  Berikut pembahasannya :

  1. Samakan suhu air lama dan air baru

Langkah paling penting untuk mencegah ikan mati setelah ganti air adalah memastikan suhu air baru mendekati suhu air lama. Gunakan termometer aquarium untuk memastikan perbedaannya tidak terlalu jauh.

Kalau perlu, diamkan air baru beberapa jam atau gunakan heater aquarium untuk menyesuaikan suhu.

  1. Endapkan air atau gunakan anti klorin

Air baru sebaiknya diendapkan minimal 12–24 jam sebelum digunakan. Proses ini membantu menghilangkan klorin secara alami. Alternatifnya, kamu bisa pakai water conditioner atau anti klorin agar lebih praktis.

Cara ini sangat efektif mencegah ikan mati setelah ganti air akibat keracunan klorin.

  1. Ganti air sedikit tapi rutin

Daripada ganti air banyak sekaligus, lebih baik ganti air sedikit tapi rutin. idealnya, ganti air 20–30 persen setiap minggu.

Cara ini menjaga kestabilan air dan mengurangi risiko ikan mati setelah ganti air akibat perubahan ekstrem.

  1. Jangan bersihkan filter bersamaan dengan ganti air

Membersihkan filter bersamaan dengan ganti air besar bisa menghilangkan bakteri baik dalam jumlah besar. ini sangat berisiko dan sering berujung pada ikan mati setelah ganti air.

Kalau filter perlu dibersihkan, lakukan di waktu yang berbeda.

*Ikan mati setelah ganti air bukan kejadian yang muncul tanpa alasan. hampir semua kasus punya penyebab yang jelas, mulai dari suhu air, klorin, pH, jumlah air yang diganti, sampai kondisi ikan itu sendiri.

Kalau kamu sering mengalami ikan mati setelah ganti air, coba evaluasi kembali cara ganti air yang selama ini dilakukan. Ganti air bukan soal seberapa bersih airnya, tapi seberapa stabil kondisi air bagi ikan.

Dengan pemahaman yang benar dan langkah yang tepat, kasus ikan mati setelah ganti air bisa dicegah. Ikan jadi lebih sehat, aquarium lebih stabil, dan hobi memelihara ikan jadi jauh lebih menyenangkan.

Nah, itulah penyebab dan cara mencegah supaya ikan tidak mudah mati saat ganti air.

Jangan lupa untuk selalu menyediakan perlengkapan aquarium yang dibutuhkan oleh ikan hias kesayangan kamu agar mereka bisa hidup lebih lama.

Kalian juga dapat kunjungi website kita di suryadutainternasional.com dan follow akun TikTok @suryadutainternasional agar tidak ketinggalan tips dan trik seputar aquarium.

 

Nantikan dan tunggu artikel kita selanjutnya ya!!!

SDI? “Life Is Better Underwater”

- Website SDI : suryadutainternasional.com  
- Instagram : suryadutainternasional 
- Facebook: suryadutainternasional.official 
- Youtube : Surya Duta internasional  
- Shopee : sdi.official  
- Tokopedia : Surya Duta Internasional Official 
- Gambar Sampul : pxhere.com
Leave a comment