APA ITU SHOCK PH PADA IKAN? INI PENJELASAN LENGKAPNYA

Hi Teman SDI!

Banyak penghobi ikan mengalami kasus ikan tiba-tiba stres, lemas, bahkan mati tanpa penyebab yang terlihat jelas. Salah satu faktor yang sering menjadi penyebabnya adalah shock pH.

Masalah ini sering dianggap sepele karena tidak selalu langsung terlihat secara kasat mata. Padahal, perubahan pH air yang terlalu cepat bisa berdampak serius pada kondisi fisik ikan. Untuk itu, penting memahami apa itu shock pH, bagaimana penyebabnya, ciri-cirinya, serta cara menanganinya agar ikan tetap sehat.

PENGERTIAN SHOCK PH PADA IKAN

shock ph
source: pxhere.com

Shock pH adalah kondisi stres akut yang dialami ikan akibat perubahan tingkat keasaman air yang terjadi secara mendadak. pH air sendiri menunjukkan tingkat asam atau basa pada air, dan setiap jenis ikan memiliki rentang pH ideal yang berbeda-beda. Ketika perubahan pH terjadi terlalu cepat, tubuh ikan tidak punya cukup waktu untuk beradaptasi.

Dalam kondisi ini, sistem metabolisme ikan terganggu. Proses pernapasan melalui insang, keseimbangan cairan tubuh, hingga fungsi organ dalam bisa terpengaruh. Inilah alasan mengapa sering berujung pada kondisi ikan yang terlihat lemah atau bahkan kematian mendadak.

RENTANG PH IDEAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP IKAN

Setiap ikan memiliki toleransi pH yang berbeda. Sebagian besar ikan air tawar hidup optimal pada pH 6,5 hingga 7,5. Ada juga ikan yang menyukai air lebih asam atau lebih basa. Masalah muncul bukan hanya ketika pH berada di luar rentang ideal, tetapi ketika perubahan pH terjadi terlalu cepat.

Perubahan pH yang perlahan biasanya masih bisa diadaptasi oleh ikan. Sebaliknya, perubahan drastis dalam waktu singkat menjadi pemicu utama shock pH. Misalnya, ikan dipindahkan dari air dengan pH 6 ke pH 8 tanpa proses penyesuaian.

PENYEBAB SHOCK PH YANG SERING TERJADI

Shock pH bisa terjadi karena berbagai faktor, baik yang disadari maupun tidak. Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemui :

  1. Penggantian Air Secara Berlebihan

Salah satu penyebab utamanya adalah penggantian air dalam jumlah besar tanpa memperhatikan kesamaan pH. Air baru yang memiliki pH jauh berbeda dari air lama bisa langsung membuat ikan stres. Terutama jika penggantian air dilakukan lebih dari 50% sekaligus.

Banyak kasus ini terjadi saat membersihkan aquarium secara berlebihan dengan air keran tanpa diendapkan ataupun tanpa penyesuaian terlebih dahulu.

  1. Perbedaan pH Saat Memasukkan Ikan Baru

Ikan yang baru dibeli dari toko biasanya berasal dari air dengan pH tertentu. Ketika ikan langsung dimasukkan ke aquarium rumah tanpa proses aklimatisasi, perbedaan pH bisa menyebabkan shock pH. Kondisi ini sering terjadi pada pemula yang belum memahami proses aklimatisasi ikan.

  1. Penggunaan Obat dan Bahan Kimia

Beberapa obat ikan, cairan penjernih air, atau bahan kimia tertentu bisa memengaruhi pH air secara cepat. Jika dosis tidak sesuai atau digunakan bersamaan, pH bisa berubah drastis dan memicu shock pH pada ikan.

  1. Penumpukan Kotoran dan Sisa Pakan

Sisa pakan dan kotoran ikan yang menumpuk bisa menyebabkan pH air turun secara perlahan, lalu berubah drastis ketika dilakukan pembersihan mendadak. Kondisi ini sering terjadi pada aquarium yang jarang dirawat.

CIRI-CIRI, DAMPAK, DAN CARA MENGATASI

Berikut ciri-ciri, dampak, dan cara mengatasi shock pH aquarium  pada ikan :

  1. Ciri-Ciri Ikan Mengalami Shock pH

Ikan yang mengalaminya menunjukkan perubahan perilaku yang cukup jelas. Salah satu tanda paling umum adalah ikan terlihat gelisah dan berenang tidak teratur. Beberapa ikan cenderung berdiam di dasar atau sudut aquarium.

Ciri lain yang sering terlihat adalah ikan megap-megap di permukaan, nafsu makan menurun, warna tubuh memudar, dan sirip terlihat menguncup. Pada kondisi yang lebih parah, ikan bisa terbaring lemah dan akhirnya mati dalam waktu singkat.

  1. Dampaknya terhadap Kesehatan Ikan

Shock pH tidak hanya berdampak sesaat, tetapi juga bisa menurunkan daya tahan tubuh ikan dalam jangka panjang. Ikan yang selamat biasanya menjadi lebih rentan terhadap penyakit seperti jamur, parasit, dan infeksi bakteri.

Selain itu, hal ini juga bisa mengganggu fungsi insang sehingga proses penyerapan oksigen menjadi tidak optimal. Jika kondisi ini berlangsung lama, pertumbuhan ikan bisa terhambat dan kualitas hidupnya menurun.

  1. Cara mengatasi Jika Terlanjur Terjadi

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menstabilkan kondisi air. Hindari melakukan perubahan air secara drastis lagi karena justru bisa memperparah kondisi ikan.

Lakukan penggantian air secara bertahap dengan volume kecil dan pH yang mendekati kondisi sebelumnya. Gunakan aerasi yang cukup untuk membantu ikan bernapas lebih baik. Dalam beberapa kasus, penambahan daun ketapang atau bahan alami lain bisa membantu menstabilkan pH secara perlahan.

Nah itulah pembahasan mengenai apa itu shock ph pada ikan yang harus diketahui oleh penghobi ikan. Jangan lupa untuk selalu menyediakan perlengkapan aquarium yang dibutuhkan oleh ikan hias kesayangan kamu agar mereka bisa hidup lebih lama.

Kalian juga dapat kunjungi website kita di suryadutainternasional.com dan follow akun TikTok @suryadutainternasional agar tidak ketinggalan tips dan trik seputar aquarium.

 

Nantikan dan tunggu artikel kita selanjutnya ya!!!

SDI? “Life Is Better Underwater”

- Website SDI : suryadutainternasional.com  
- Instagram : suryadutainternasional 
- Facebook: suryadutainternasional.official 
- Youtube : Surya Duta internasional  
- Shopee : sdi.official  
- Tokopedia : Surya Duta Internasional Official 
- Gambar Sampul : pxhere.com
Leave a comment